Mahasiswa/i

Mengenai Saya

Foto Saya
Saya Setia Ebenezer Limbeng

Mahasiswa di Institut Kesenian Jakarta Program Studi Manajemen Seni Pertunjukan. Lahir tanggal 5 Oktober 1991. Tujuan saya menulis Blog  adalah hanya sebagai bahan pembelajaran, maka apabila tulisan saya banyak kekurangannya sekiranya dimaafkan bagi saudara-saudari yang membaca Blog saya tersebut karena ini awal mula saya membuat Blog. Apabila saudara/i memberi komentar, kritik atas tulisan ini, maka saya akan senang sekali. Kiranya kita bisa saling membantu dalam hal memajukan kesenian tradisi kita di era Globalisasi ini. Sekali lagi dengan segala kerendahan hati saya minta maaf atas kekurangan dengan tulisan saya ini, kiranya dapat dimaklumi. Salam Tradisi untuk memajukan Negeri.

Mengenai Saya

Foto Saya

hamal witono lahir di Batam,13 november 1990, dari umur 9 tahun mulai belajar musik tradisi melayu di sanggar sri batam, kini sedang melanjutkan perkuliahan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) prodi Manajemen Seni Pertunjukan. yang berobsesi, mendirikan sebuah sanggar seni yang memiliki manajemen yang baik, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kebudayaan. Blog saya Bervosto.blogspot.com

Licasia Vialista

Licasia Vialista, perempuan kelahiran Jakarta, 3 juli 1992 telah menekuni hobinya yaitu menari sejak usia 3 tahun. Mengawali karirnya dengan bergabung dengan Sanggar Sangrila pimpinan Maria Tanzil sampai usia 10 tahun dimana disana telah mendapatkan pelatihan teater,olah suara,modelling dan menari ,juga cukup sering mengikuti pentas juga memenangkan lomba menari dan modelling yang diselenggarakan di banyak tempat. Pada tahun 2002 bergabung dengan Jeniffer Ballet pimpinan Rinayani Tjandra, Dengan metode pengajaran dari Royal Academy of Dance atau RAD yang berasal dari Lonon, saya menekuni ballet hingga grade 6 ,dan juga mendapatkan pengalaman mengajar selama setahun. Sempat juga bergabung dengan Lembaga Kesenian Bali Saraswati pimpinan I Ketut Kompyang Raka selama beberapa tahun,tarian yang sudah pernah ditarikan yaitu Pendet,Panji Semirang,Tenun, Manuk Rawa,Cendrawasih, Kecak, dan lain-lain. Pada tahun 2005 bergabung dengan Ballet Sumber Cipta pimpinan Farida Oetoyo hingga sekarang.
Di Sekolah Ballet Sumber Cipta,berbeda dengan RAD saya belajar ballet dengan metode Vaganova yang berasal dari Russia karena Ibu Farida atau yang biasa dipanggil Ibu Fari telah menyelesaikan sekolah balletnya di Bolshoi dengan predikat CumLaude dan mendapatkan gelar Artist of Ballet. Beberapa tarian yang pernah saya bawakan seperti The Letter karya Yudistira Syuman, yang dibawakan dalam pentas dr Copelius di Gedung Kesenian Jakarta tahun 2009. Yudistira Syuman adalah putra dari Ibu Fari yang juga menyelesaikan sekolah tarinya di Jerman dan sekarang beliau bergabung dalam Dewan Kesenian Jakarta. Tarian lain yaitu Crystal Pallace yang diambil dari cuplikan repertoire Alice In Wonderland karya Dislav Zielinski, The Roses karya Jurgen Otte,seorang koreografer dari Belanda.Ia adalah penari sekaligus teman baik Ibu Fari dulu saat di Russia dan sekarang ini beliau sering menjadi penguji dalam ujian kenaikan tingkat di Ballet Sumber Cipta , Saya juga pernah menarikan The Oriental Dance dan Russian Dance dari repetoire Cinderella karya Jurgen Otte, Folkdance berjudul Mazurka dari repertoire Coppelia dan Serdtse atau Jantung karya Farida Oetoyo,Ramalama karya tari kontemporer dari Siko Setyanto dan lain-lain. Siko Setyanto adalah penari dari Solo yang sekarang bergabung dalam Ballet Sumber Cipta.Dulu ia belajar menari di Maniratari Solo pimpinan Wied Sendjayani. Di Ballet Sumber Cipta saya tidak hanya belajar menari ballet,biasanya selain ballet juga diajarkan tari kontemporer juga hiphop. Sangat berbeda dengan ballet,kontemporer sangan susah ditarikan walaupun dalam ballet terdapat sangat banyak aturan-aturan didalamnya. Jika di ballet kita harus selalu melawan gravitasi dengan badan yang harus selalu pull up, tetapi dalam kontemporer sangat banyak gerakan yang mengharuskan kita untuk terus loose badannya juga banyak gerakan-gerakan melantai dan jarang sekali digunakan dalam ballet. Semenjak tahun 2007, saya mengajar ballet untuk tingkat Baby Class,Pemula 1 dan asisten Ibu Fari di Ballet Sumber Cipta hingga sekarang.
Selain menari saat ini saya juga sedang menjalani studi di Institut Kesenian Jakarta mempelajari bidang Kajian Seni Pertunjukan dalam Prodi Antropologi Tari Peminatan Manajemen Seni Pertunjukan. Saya tertarik dengan bidang studi Kajian Seni Pertunjukan ini karena diajarkan bagaimana langkah-langkah juga ilmu-ilmu dibalik proses yang terdapat dalam pertunjukan-pertunjukan yang terselenggara. Saya merasa membutuhkan hal tersebut, karena saya merasa sudah cukup sering mengamati juga mengikuti pentas-pentas pertunjukan,tetapi belum ada pertunjukan megah tradisional Indonesia yang terselenggara seperti pertunjukan-pertunjukan barat. Saya pun memiliki ide-ide yang sangat ingin saya tuangkan dalam suatu pentas pertunjukan. Maka agar saya dapat mewujudkan hal tersebut,saya harus mengetahui dan memikirkan dengan matang apa yang harus tersedia dalamnya. Agar dapat bekerja dengan baik di kampus,dibutuhkan banyak pengalaman dalam bekerja lapangan.Tidak hanya membutuhkan IP yang bagus, tetapi juga pengalaman bekerja dengan para dosen juga senior-senior dalam berkarya. Saya berharap agar dalam lima tahun kedepan,saya tidak hanya menari di Indonesia saja,tetapi bisa merasakan panggung di negeri lain juga cita-cita sayapun menjadi kenyataan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s